Jangan Mempermasalahkan Perbedaan

Sabtu, Januari 27, 2018

Rasulullah dan para sahabat berangkat menuju kediaman Bani Quraizhah. Beliau memerintahkan seorang muadzin menyerukan kepada khalayak, "Barangsiapa mendengar dan taat, janganlah sekali-kali melakukan shalat Ashar, kecuali di tempat Bani Quraizhah."

Abdullah ibn Ummi Maktum ditunjuk sebagai wakil beliau di Madinah. Panji-panji perang dipercayakan kepada Ali ibn Abu Thalib. Dia diperintahkan untuk berangkat lebih dahulu ke tempat Bani Quraizhah. Maka berangkatlah Ali hingga mendekati benteng mereka.

Mereka bergerak kelompok demi kelompok menuju posisi Bani Quraizhah. Di perjalanan, tibalah waktu shalat Ashar. Sebagian dari mereka berkata, "Kita tidak boleh mengerjakan shalat, kecuali di tempat Bani Quraizhah, sebagaimana diperintahkan." Begitu patuhnya mereka, sampai-sampai ada yang melakukan shalat Ashar setelah waktu Isya.

Sebagian lainnya mengatakan, "Bukan itu yang dimaksudkan kepada kita. Beliau hanya menginginkan kita segera berangkat." Maka kelompok ini menunaikan shalt Ashar tepat waktu di perjalanan. Tidak seorang pun dari dua kelompok tadi yang mempermasalahkan perbedaan ini.

Dikutip dari kitab  Ar-Rahiq al-Makhtum: Sirah Nabawiyah karya Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri.

You Might Also Like

0 komentar

Subscribe